Senin, 09 Desember 2013

Rumah Joglo


Rumah Joglo
Oleh :Vernanda Davega


 Berkas:Rumah-Joglo.jpg 
sumber : www.google.com

Indonesia adalah Negara yang kaya akan budaya dan keanekaragamannya terutama dalam rumah adat masing-masing daerah di setiap daerah pasti bentuk dan namanya pun berbeda. Salah satunya Rumah Adat Joglo di jawa. rumah joglo adalah rumah adat yang berasal dari jawa, rumah yang dengan ciri khas memiliki pendapa di bagian depan dan memiliki tiga pintu, pintu utama ada di pendapa depan yang biasanya pintu lebih besar dan lebar dari pintu yang lain dan dua pintu lagi ada di sebelah kanan dan kiri, bagian pendapa adalah bagian terdepan dari rumah joglo tanpa ada sekat atau pagar, pada jaman dulu pendapa di gunakan sebagai tempat pertemuan ataupun tempat shukuran, dulunya tidak banyak yang memiliki rumah joglo ini di karenakan jaman dahulu Rumah Adat Joglo di gunakan sebagai status sosial dan yang memiliki rumah adat ini sudah pasti keturunan dari kerajaan ataupun orang yang bangsawan. Rumah Adat Joglo ini biasanya memiliki halaman atau teras yang lumayan luas dikarenakan rumah joglo tersebut dulunya sering di pakai untuk berkumpul ataupun seperti syukuran.
Penyebaran Rumah Adat Joglo meliputi jawa tengah, Yogyakarta dan sebagian wilayah jawa timur dan memiliki bentuk bujur sangkar ataupun persegi. Dilihat dari luar mungkin Rumah Adat Joglo adalah rumah yang sederhana karena terlihat di bagian pendoponya hanya ada empat kayu penyangga guna menyangga supaya berdirinya rumah tersebut, keempat tiang penyangga tersebut di sebut soko guru yang dalam orang jawa di artikan sebagai lambang penentu arah angin. Dilihat dari dalam rumah joglo memiliki ketingian atap yang berbeda itu berguna sebagai ruang untuk sirkulasi udara di mana ruang yang paling tengah itu atapnya menjorok lebih tinngi di banding sekelilingnya hal inilaah yang dulunya di anggap sebagai rumah yang mewah karena bahan utama dari rumah ini adalah kayu.
Rumah joglo bila di lihat dari luar saja akan terlihat sederhana tetapi jika kita melihat teliti ke dalam nilai kemewahanyapun akan nampak, hal itu dahulu di percayai sebagai pedoman orang jawa yang artinya jika kita memiliki kemampuan lebih kita tetap harus merendah hal ini jugalah yang membuat nilai lebih dari rumah joglo tersebut, tetapi pada jaman sekarang ini nampaknya nilai tersebut sudah hilang bahkan tidak terpikirkan lagi, model dari rumah joglopun sekarang jarang di minati oleh masyarakat, masyarakat sekarang lebih suka model-model rumah yang modern dan minimalis hal inilah yang tidak kita harapkan tentunya, rumah joglo yang dahulunya sebagai kebanggaan orang jawa tidak bisa dipungkiri bisa saja nantinya hilang karena tidak ada yang melestarikan dari rumah adat joglo tersebut.

Laksa Betawi

Laksa Betawi


oleh Octaviani Hidayahti Maulida


sumber gambar: www.google.com

Makanan yang terbuat dari beras disajikan dalam bentuk mie. Laksa merupakan mie yang dicampur dengan bumbu peranakan, yaitu bumbu dari elemen Tionghoa dan Melayu. Berbagai jenis ragam laksa yang ada di Indonesia. Meski jenis laksa sangat banyak, namun yang paling berbeda dari segi cita rasa adalah Laksa Betawi.

Tentunya, berbeda suku berbeda pula rasa laksanya. Laksa Betawi memilki komposisi yang di isi dengan ketupat. Biasanya ditambah dengan topping berupa kecambah dan daun kemangi, namun karena dua bahan tersebut sulit ditemukan maka sudah jarang pedangan dalam makanan khas berkuah santan digunakan sebagai topping untuk “mie beras” ini. Yang paling istimewa dalam Laksa Betawi adalah kuah santannya. Mengapa demikian? Karena Laksa Betawi memiliki kuah santan yang dicampur dengan udang rebon halus serta ditambah dengan berbagai bumbu halus yang membuat Laksa Betawi menjadi mantap untuk disantap.


Ditambah dengan variasi lain, Laksa Betawi juga di sajikan bersama aneka lauk berupa tahu, jengkol, telur, hingga daging yang dimasak seperti semur. Namun, titik kunci Laksa Betawi tetap terletak pada banyaknya udang rebon pada kuahnya. Laksa Betawi dapat ditemukan di pinggiran Kota Tangerang, tepatnya dekat LP Wanita Jl.Veteran Raya. Ingin mencoba membuatnya sendiri? Mudah! Ini caranya…


Siapkan bahan-bahan berikut ini:
·        -1/2ekor ayam di potong 4
·        - Santan 800 ml
·         -Air 450 ml
·         -Udang rebon
·         -2 batang serai yang dimemarkan
·         -2 lembar daun salam
·         -4 lembar daun jeruk
·         -1 bawang bombing atau 10 bawang merah
·         -5 siung bawang putih
·         -1 sdm ketumbar
·         -Kunyit secukupnya
·         -Jahe secukupnya
·         -Lengkuas secukupnya
·         -6 butir kemiri
·         -Garam dan gula sesuai selera

Adapun pelengakap untuk laksa betawi:
·         -150 gr bihun diseduh dengan air mendidih lalu ditiriskan
·         -Telur rebus
·         -Toge pendek
·         -Daun kemangi
·         -Kucai
·         -Bawang goring
·         -Jeruk nipis
·         -Perkedel
·         -Semur
 -Sambal
     
cara membuatnya....
1.      Tumis bumbuh dengan 3 sdm minyak goreng, hingga wangi
2.      Masukkan santan dan kaldu, masak hingga mendidih
3.      Masukkan udang rebon (atau Udang segar), ayam, sereh, salam dan daun jeruk, masak hingga matang, suwir2
4.      cara menghidangkan : tempatkan bihun dimangkok, beri suwiran ayam, irisan telur rebus, perkedel, daun kemangi, kucai. Tuangi kuah laksa, taburi bawang goreng, Hidangkan dengan sambal dan jeruk nipis.

 selamat mencoba :)


Minggu, 08 Desember 2013

Ponggol Setan

Ponggol Setan
oleh Umi Kulsum
1102413006

Ponggol Setan Khas Tegal
           

Kota Tegal merupakan salah satu kota yang terkenal dengan warung makannya yang disebut dengan Warteg (Warung Tegal). Namun bukan hanya warung makan dan makanan yang ada di dalam warung tersebut saja yang terkenal. Tegal mempunyai banyak jenis makanan yang terkenal salah satunya adalah Ponggol Setan.

Ponggol Setan atau yang biasa dikenal dengan sebutan “Pongset” adalah salah satu jenis makanan yang berasal dari daerah Jawa Tengah khususnya daerah Tegal. Ponggol merupakan makanan sederhana yang terbuat dari nasi putih yang disajikan bersama dengan sambal goreng tempe dan telur, Sedangkan sebutan Setan itu berasal dari rasanya yang sangat pedas. Jadi Ponggol Setan merupakan makanan yang terbuat dari nasi putih yang disajikan bersama dengan sambal goreng tempe, telur, ikan asin dengan rasa yang sangat pedas.

Ponggol Setan pertama kali dibuat oleh orang yang berasal dari desa Randu Gunting. Pada awalnya makanan ini hanya dibuat untuk dirinya sendiri, namun ternyata banyak orang yang suka dengan makanan ini dan akhirnya makanan ini dijual. Keunikan dari makanan ini terdapat pada cara penyajiannya, dalam penyajiannya makanan ini dibungkus dengan menggunakan daun pisang sehingga aroma daun pisang menjadi ciri khas yang membedakan ponggol setan dengan nasi bungkus lainnya, nasinya dibentuk menggung, makanan ini dijual dalam keadaan hangat serta hanya dijual pada malam hari saja. Oleh karena itu makanan ini disebut dengan nama ponggol setan.

Ponggol setan menjadi makanan yang digemari oleh orang Tegal sebagai menu untuk makan malamnya. Hal ini dibuktikan dengan warga Tegal rela mengantri demi mendapatkan ponggol setan. Ponggol setan banyak dijual dipinggir jalan kota Tegal seperti di jalan kemuning, Kejambon, di alun-alun tegal, disebelah kantor pos. Jika di daearah kabupaten Tegal ponggol setan relative sulit untuk dicari.

Namun seiring dengan perkembangan waktu ponggol setan tidak hanya dijual pada malam hari, hal ini disebabkan karena semakin banyaknya peminat atau orang yang suka terhadap makanan yang satu ini. Harga ponggol setan ini relatif murah cukup dengan uang 3000-10000 anda sudah dapat menikmati makanan unik yang satu ini, harganya disesuaikan dengan lauk tambahan yang diinginkan oleh pembelinya.

Empek Empek atau Pempek



Oleh : Hasna Rosyida Valentin




Indonesia yang kaya yang memiliki berbagai permata yang tersimpan didalamnya membuatnya semakin indah. Salah satu yang membuatnya indah yaitu dengan keberagaman jenis makanan dari daerah masing – masing. Disetiap daerah di Indonesia memiliki berbagai makanan daerah yang berbeda dan memiliki keunggulan dan ciri khas sendiri – sendiri. Disini akan mengulas lebih jelas tenga makanan daerah dari Palembang. Bila kita sudang mendengar kata “Palembang” pasti yang ada dibenak kita adalah pempek. Ya, pempek atau empek-empek adalah makanan khas dari Palembang yang banyak orang sudah ketahui.

Pempek atau sering disebut dengan empek – empek merupakan salah satu makanan dari Palembang. Makanan ini terbuat dari bahan pokok berupa ikan dan sagu. Padahal sesungguhnya empek – empek ini berpusat di Palembang karena hamper semua daerah di Sumatra Selatan memproduksi makanan khas ini. Biasanya empek empek ini dalam penyajiannya selalu ditemani dengan kuah atau saus berwana hitam kecoklat – coklatan yang sering disebut cuka atau cuko (dalam bahasa Palembang). Kuah atau saus ini dalam proses pembuatannya dengan cara air dididihkan lalu diberi gula merah, udang ebi, dan cabe rawit bubuk, garam dan bawang putih. Untuk masyarakat Palembang cuka atau cuko dibuat pedas untuk menambah nafsu makan mereka. Tapi seiring dengan pendatang dari luar Sumatra dan dengan munculnya berbagai inovasi menyebabkan rasa cuko berubah yang tadinya pedas menjadi manis. Selain rasanya yang enak bila dipadukan empek –empek cuko ini juga memiliki fungsi untuk melindungi gigi dari karies (kerusakan email dan dentin). Dalam proses penyajian empek – empek selain dengan cuko bisa juga disertai dengan potongan mentimun dengan irisan dadu, serta mie kuning.

Sejarahnya empek – empek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau cina ke Palembang antara sekitar abad ke-16. Saat Sultan Mahmud Badaruddin II memimpin kesultanan Palembang Darussalam. Konon katanya empek – empek berasal dari “apek” yang bermakna sebuah sebutan untuk lelaki tua keturunan dari Cina. Berdasarkan cerita rakyat, sekitar pada tahun 1617 seorang apek berumur 65 tahun yang tinggal didaerah tepian sungai Musi. Ia merasa prihatin menyaksikan hasil tangkapan ikanyang banyak yang belum bisa seluruhnya dimanfaatkan dengan baik. Pada saat itu hasil tangkapan ikan hanya bisa di goring dan dipindang. Lalu ia menciptakan sebuah inovasi baru dengan alternative pengolahan. Cara mengolahnya dengan mencampurkan ikan giling dengan tepung tapioca, sehingga menghasilkan sebuah makanan baru yang lebih menarik. Lalu makanan itu dijajakan dengan mengendarai sepeda dan bila akan membelinya orang orang memanggilnya “pek..apek” dan makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek – empek atau pempek.

Pada awalnya pempek atau empek-empek dibuat dari ikan belida. Namun dengan semakin jarangnya ikan tersebut ada dipasaran dan susah untuk mendapatkannya dan dengan harganya yang mahal tersebut lalu ikan belida diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah tapi tetap memiliki rasa yang gurih. Dengan perkembangan selanjutnya ikan putak, toman, tenggiri, kakap merah, lele, tuna putih dan bujuk juga digunakan dalam proses pembuatan pempek.

Empek – empek memiliki berbagai jenis yang berbeda antara lain empek – empek kapal selam, telor, lenjer, adaan, kepiting, pistel,kulit, panggang, dan lenggang.

Kata Kunci : empek-empek

Sabtu, 07 Desember 2013

Makanan lengko




Oleh Gigih Firman Hartono



Apa itu makanan lengko ? makanan lengko adalah makanan dengan bumbu khas kacang, bahan-bahannya terdiri dari  nasi putih (panas-panas lebih baik), tempe goreng, tahu goreng, mentimun (mentah segar, dicacah), tauge (direbus), daun (kocai) kucai (dipotong kecil-kecil), bawang goreng, bumbu kacang (seperti bumbu rujak, pedas atau tidak, tergantung selera), dan kecap manis. Berikut adalah informasi kurang lebih cara pembuatan makanan lengko, yang pertama tempe dan tahu goreng dipotong-potong kecil dan diletakkan di atas sepiring nasi. Mentimun dicacah, lalu ditaburi pula di atasnya, juga toge rebus, serta disiram bumbu kacang di atasnya, dan potongan daun kucai, lalu diberi kecap secukupnya sampai kecoklatan, dan di taburi bawang goreng. Dan sekeping kerupuk aci yang putih, yang bundar atau kotak, menjadi kondimennya. Sebagian orang suka melumuri kerupuknya dengan kecap, sebelum mulai dimakan. Beberapa orang suka meminta makanan lengko diberi seujung sutil atau dua minyak yang dipakai untuk menggoreng tempe dan tahu.
Makanan lengko merupakan makanan khas tegal namun tidak hanya tegal yang mengenali makanan tersebut, daerah sekitar seperti brebes dan cirebon pun mengenalinya. Makanan khas sederhana ini sarat akan protein non hewani yang rendah kalori dan kaya akan serat. Selain harganya yang murah rasa makanan lengko juga sesuai dengan lidah masyarakat Tegal pada umumnya sehingga makanan ini banyak disukai dan mudah ditemukan di sepanjang warung makan.
Ada beberapa tempat makanan lengko yang menurut informasi warung makan tersebut mempunyai masakan lengko yang lezat yaitu Lengko Kanyut. Bundaran SMA N 1 Kota Tegal, samping Gedung Asuransi Bumiputra Kota Tegal. Lengko Raswi, pertigaan dekat perintasan KA Slawi yang mau menuju ke Ruko Pusat Perdagangan Slawi. Lengko Kasmud. Depan Gedung Setiabudi Kota Tegal. Umumnya harga lengko berkisar antara 3000 rupiah hingga 5000 rupiah sehingga tidak merogoh kocek yang dalam untuk memperoleh satu atau lebih bungkus lengko.

Makanan lengko enak sekali di makan pada waktu pagi hari, apalagi kalo setelah berolahraga. Wuiiih nikmatnya.... plus di tambahi dengan gorengan yang hangat dan minumnya es teh, jos gandos banget deh nikmatnya... di jamin tidak kecewa setelah makan khas Tegal ini dan bakalan ketagihan deh. hehe

Jumat, 06 Desember 2013

Kerak Telor


Oleh Dwi Okta Pristiwanti


Kerak telor merupakan kuliner khas jakarta yang tidak perlu diragukan lagi kelezatannya. Menurut sejarah Kerak Telor sudah ada pada zaman Belanda menjajah Indonesia pada waktu dulu. Saat itu kota yang bernama Jakarta masih ditumbuhi banyak pohon kelapa, mungkin karena hasil kelapa yang melimpah ini pula yang membuat Batavia atau Jakarta di masa lalu bernama Sunda Kelapa. Buah kelapa yang begitu melimpah dimanfaatkan oleh penduduknya untuk membuat beragam masakkan diantaranya adalah Nasu Uduk, Soto Betawi, maupun Kerak Telor.
Dulunya kerak telor lebih sering dikonsumsi oleh orang-orang Belanda. Orang-orang Belanda menjadikan kerak telor sebagai makanan pembuka. Orang-orang Belanda, kala itu menginginkan sebuah makanan yang mirip dengan omelet mie, yang dikombinasikan dengan racikan masakan ala Betawi. Masyarakat Betawi mengusung nilai kesehatan pada kerak telor racikannya. Alhasil, mie diganti dengan beras ketan, serta penambahan bahan rempah-rempah di dalamnya.
Kerak Telor terbuat dari dua bahan utama, yaitu beras ketan dan telur bebek yang diberi campuran rempah-rempah sebagai penyedap. Bentuknya seperti omelet dengan teksturnya yang renyah. untuk membuat kerak telor setidaknya dibutuhkan persiapan lebih dari sehari, Terutama tahap awal membuat beras ketannya lunak tanpa dimasak, caranya direndam semalaman. Penjual kerak telor sudah sangat hafal teknik mengolah beras ketan termasuk memilih beras ketan yang berkualitas baik. Penting untuk memperhatikan dengan seksama tahap ini, jika tidak beras ketan yang hanya akan dimasak sebentar saat kerak telor dibuat akan terasa getas seperti nasi yang belum matang.
Menikmati kerak telor memang memiliki sensasi tersendiri. Rasa ketan yang legit berpadu dengan gurihnya telur akan membawa kenikmatan dilidah kita. Selain itu, ditambah dengan sensasi pedas manis dari kelapa sangrai atau dikenal dengan serundeng membuat rasa kuliner ini semakin sempurna.
Kelezatan dan keunikan dari kuliner ini memang membuat banyak orang menyukainya. Tidak hanya masyarakat Jakarta, atau Indonesia. Kuliner  ini juga digandrungi hingga ke mancanegara. Tak heran kerak telor bukan lagi sebatas kuliner yang dapat memanjakan lidah. Lebih dari itu, kerak telor juga merupakan instrumen budaya yang digunakan untuk memperkenalkan budaya Betawi serta Indonesia.